Apa Hubungan Prestasi Timnas Indonesia Dengan Wartawan ? #GagalPaham

309 0

Apa urusan Anda menanyakan itu ?

Bukan hak Anda juga bertanya kepada saya !

Kamu tentunya sudah tidak asing lagi dengan kata-kata di atas ya kan ?

Ya! Kata-kata di atas merupakan kutipan dialog antara Aiman Witjaksono (Jurnalis Kompas TV) dengan Edy Rahmayadi (Ketua Umum PSSI dan Gubernur Sumatera Utara) saat wawancara terkait tanggapan PSSI atas pembunuhan terhadap suporter Persija yaitu Alm. Haringga Sirilia. Seketika kutipan dialog inipun menjadi viral dan mulai muncul meme yang menggambarkan dialog tersebut. Bahkan, frasa “Apa urusan Anda menanyakan itu ?” dicuitkan sebanyak 56 ribu kali dalam waktu kurang dari 24 jam.

Masyarakat banyak yang beranggapan bahwa Ketua Umum PSSI ini tidak memahami Undang – Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan hak-hak jurnalis dalam dunia jurnalistik, namun tidak salah juga jika Edy Rahmayadi selaku narasumber menolak untuk ditanyai tentang hal tertentu. Kebebasan narasumber untuk tidak menjawab atau menolak ditanya tentang hal tertentu memang diatur oleh undang-undang, namun yang sangat disayangkan adalah cara Edy Rahmayadi menolak menjawab pertanyaan dari Aiman terkesan tidak etis dan tidak layak dipertontonkan didepan publik, apalagi dalam wawancara televisi nasional. Disisi lain, koordinasi antara pihak Kompas TV dan Edy Rahmayadi mungkin tidak berjalan dengan baik sehingga muncul salah komunikasi saat wawancara dalam siaran langsung.

Belum hilang dari ingatan masyarakat, beberapa waktu yang lalu, Edy Rahmayadi kembali mengeluarkan statement yang kontroversial. Saat ditanyai wartawan terkait kegagalan timnas Indonesia dalam ajang Piala AFF 2018, Edy Rahmayadi justru melontarkan jawaban yang ‘nyeleneh’. Edy Rahmayadi justru menyalahkan wartawan saat timnas Indonesia gagal dalam ajang AFF 2018.

Wartawannya yang harus baik, jika wartawannya baik maka timnasnya baik”, ini adalah pernyataan lengkap yang disampaikan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, saat ditanya wartawan terkait kegagalan timas Indonesia di ajang AFF 2018. Lalu, apa hubungannya kegagalan timnas Indonesia dengan wartawan ?

BACA : Indonesia Gugur Di Piala AFF, Edy Rahmayadi : Kalau Wartawannya Baik, Timnasnya Baik

Berdasarkan pernyataan Ketua Umum PSSI, seolah-olah penyebab kegagalan timnas Indonesia adalah kinerja atau tingkah laku wartawan yang tidak baik, lalu apa tanggung jawab PSSI sebagai badan yang mengendalikan sepak bola di Indonesia. Seharusnya, PSSI-lah yang bertanggung jawab atas prestasi atau kegagalan timas Indonesia, bukan dibanggakan hanya saat berprestasi saja, ketika kalah, PSSI justru menyalahkan pihak lain yang secara nalar berpikir, pihak tersebut tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan kegagalan timnas Indonesia.

Pekerjaan rumah PSSI memang sangat banyak, diantaranya, kegagalan timnas Indonesia meraih prestasi, jadwal pertanding yang bentrok, adanya dugaan pengaturan skor, suporter yang rusuh hingga terbunuhnya suporter saat menonton laga klub favoritnya. Berbagai kontroversi yang ada, menyebabkan munculnya tagar #EdyOut yang meminta agar Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketua Umum PSSI, hal ini disebabkan karena Edy Rahmayadi dianggap tidak becus memimpin PSSI, apalagi saat ini Edy juga merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara. Saat ini, banyak pejabat negara yang merangkap jabatan, contohnya, Menkopolhukam Wiranto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBSI, serta, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang juga merangkap jabatan sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Fenomena rangkap jabatan ini juga menjadi persoalan bagi bangsa Indonesia yang harus cepat diselesaikan.

BACA : Disinggung #EdyOut, Ketum PSSI Elus Pipi Wartawan

Jawaban Edy Rahmayadi atas pertanyaan wartawan terkait kegagalan timnas Indonesia menyebabkan munculnya anggapan bahwa Ketua Umum PSSI ini telah mengalami kegagalan memahami pertanyaan wartawan yang diajukan kepada-nya sehingga terlontar pernyataan yang terkesan PSSI melimpahkan tanggung jawab atas kegagalan timnas Indonesia kepada wartawan.

Menurut kamu, apakah statement Wartawannya harus baik, jika wartawannya baik maka timnasnya baik” adalah kegagalan Ketua Umum PSSI memahami pertanyaan wartawan ?

Jadi, apa hubungan antara kegagalan timnas Indonesia dengan wartawan ?

Apa harapan kamu untuk timnas Indonesia dan PSSI ?

ISC CAP Guide : CAP – Certified Authorization Professional

Zeng Guofan stumble back to the mansion, hastily ate mouthfuls of rice, they quickly let Li Bao ISC Certification CAP to the kitchen burned a bucket of hot water, put salt into the bedroom. Tseng CAP Guide Kuo fan s forehead already Qin out a dense layer of ISC CAP Guide sweat, he quietly, boldly replied The emperor back words, Michel Chen to attend the emperor s birthday feast and the Empress ISC CAP Guide Dowager s birthday because the emperor is not an officer, the Empress Dowager Not official. A house book folder with good news reached the Hunan Xiangxiang lotus pond.Because ISC CAP Guide of the official promotion, leased the house again and hired a concierge, Tseng Kuo fan s expenses increased. A few children in the village ISC Certification CAP Guide of a crooked neck tree, surrounded by a stone table, is shaking head CAP – Certified Authorization Professional to memorize something.

When history CAP Guide ISC Certification CAP Guide ISC CAP Guide has really ISC CAP Guide become ISC CAP Guide a sight in front of ISC CAP Guide their eyes, when they feel that if ISC Certification CAP they are only limited to history, they have formed obstacles to their ideas and CAP – Certified Authorization Professional the extension of the conversation. In this sense, you are also a conspiracy. When he pushed the salt car, he was farther away from the salt car.

ISC CAP Guide CAP Guide He will sooner or later change the original management by trust to effectively restrain us. This is the relationship between man and Buddha. He smiled and said Where are you ISC CAP Guide thinking The white stone glanced at ISC CAP Guide him angrily and did not speak. What CAP – Certified Authorization Professional moved us was that, because of our strange greetings and unfamiliar poems, the dance of wheat suddenly appeared a sharp turn at ISC Certification CAP this time, it stopped it from madly twitching and began to become extraordinarily gentle and considerate.

Timothy Ivan

Timothy Ivan

Pendiri & Ketua KOMUTASI FH UAJY 2017 -2018 Aktivis Antikorupsi DIY Pendiri Pemuda Pekalongan Antikorupsi